Kamis, 16 Juni 2016

dongen anak



Rukyu dan Ponpow

 











Pada zaman dahulu, di sebuah pulau bernama sengon hiduplah seekor kelinci dan seekor tikus. Si kelinci yang bernama rukyu ini sangat berhati baik dan sangat ramah. Sebaliknya tikus yang bernama ponpow itu sangat licik dan jahat. Suatu hari ketika rukyu berjalan menyisiri hutan jagung,  dia tidak menemukan sebuah jagung sama sekali. hutan yang dulu terkenal lebat dan sangat banyak makanannya itu sangat tandus saat ini. Di kejauhan ponpow melihat rukyu yang kebingungan mencari makan.
“Apa yang kau lakukan di sini rukyu?”
Rukyu menbalikkan badannya dengan kebingungan “Ak.. aku.. sedang mencari makan, apakah kau tahu kemana perginya buah jagung yang ada di sini?”
Dengan pikiran liciknya ponpow mengelabuhi rukyu yang kebingungan mencari makan “apa kau tau tau jika semua jagung yang ada di sini sudah di bawa pergi oleh si kucing ke hutan terlarang”
“apakah benar yang kau katakan ponpow? Kenapa dia menjadi kucing yang tamak”
“benar aku melihatnya, dia membawa semua yang ada di sini agar kau tidak bisa memakannya.” Dengan nada meninggi ponpow meyakinkan rukyu.
Dengan tergesa‑gesa rukyu pergi ke hutan terlarang untuk mencari si kucing. Namun di tengah perjalanan rukyu bertemu dengan serigala yang sedang kelaparan.
“wah.. wah.. rupanya ada santapan lezat di sini.”
Dengan ketakutan rukyu melangkah kebelakang secara perlahan, namun kaki kanannya terantuk batu dan membuatnya terjatuh tersungkur.  Sedangkan serigala berada di atas badan rukyu dan siap menerkamnya. Ponpow yang mengetahui hal itu tidak datang untuk menolong tetapi dia sangat bahagia melihatnya.
“rasakan kau kelinci bodoh, mau saja tertipu oleh ku. Hahahahaha”
Saat kepala rukyu sudah masuk dalam mulut buaya tiba‑tiba ada suara yang mengagetkan mereka berdua.
“Tunggu.. kenapa kau nak makan temankan? Bukankah dagingnya ini tak mengenyangkanmu?” tanya si kucing pada serigala.
“aku tak peduli, aku sangat lapar. Akan kumakan kau juga.”
“Bagaimana jika kita mencari banyak hewan untuk kau makan terlebih dahulu. Agar kau lebih merasa kenyang.”
“hmmm, boleh juga tetapi apa kah kau akan melarikan diri?”
“Tidak aku tidak ingin melarikan diri.”
Tiba‑tiba serigala itu mendengar gelak tawa di sekitar tempat mereka. Dan itu adalah suara ponpow yang menertawakan kebodohan serigala yang mau ditipu oleh kucing. Serigala itu pun mendekatinya.
“aku tak ingin hewan lain, aku menginginkan hewan ini yang menjadi makananku.” Sergah serigala kepada kucing dan kelinci.
Ponpow pun ketakutan dan meminta bantuan kepada temannya “rukyu, kucing tolong selamatkan aku dari hewan ini.”
Semua terlambat serigala telah melahap ponpow dengan sekali lahap.
Begitu juga dengan rukyu dia meminta maaf telah berprasangka buruk kepada kucing telah menuduhnya mengambil semua jagung yang ada di hutan jagung.
Selesai

Puisi



Ayah

Ayah...
Kau pahlawan dalam hidupku
Kau ajarkan aku berjalan
Bermain pedang setiap malam
Tak boleh ada tangisan
Harus kuat sepertimu

Ayah...
Ajarkan aku untuk bertahan
Temani setiap kegelisahan
Melawan keraguan

Ayah...
Bagaikan superman
Bawa aku terbang lawan kejahatan

Ayah...
Selalu membawakan hadiah
Tak terkira perjuanganmu
Hanya kasih sayang
Itu yang ku berikan
 Terima kasih untukmu ayahku